Aris: Bentuk Karakter Bangsa Sejak Dini

Pangkalpinang – M Aris Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap pembentukan karakter bangsa sudah dimulai sejak usia dini. Langkah yang dapat dilakukan dengan meningkatkan wawasan kebangsaan bagi generasi muda di seluruh wilayah.

“Kepengurusan Pendidikan Wawasan Kebangsaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memberikan pembekalan kepada siswa SMAN 1 Kelapa tanggal 31 lalu,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (1/11/2017).

Siswa kelas 10 hingga 12 di SMAN 1 Kelapa mengikuti kegiatan ini. Ia menjelaskan, namun anggaran biaya pelaksanaan program peningkatan wawasan kebangsaan terbatas, sehingga hanya beberapa sekolah terpilih saja mendapatkan pembekalan dari Kepengurusan Pendidikan Wawasan Kebangsaan Provinsi Bangka Belitung.

Unsur kepengurusan tersebut di antaranya dari Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045 Gaya, Bappeda, BPS, Dinas Pendidikan, Badan Kesbangpol, UBB, lembaga adat Melayu, MUI, Harian Bangka Belitung Pos dan Forum Pembauran Kebangsaan.

Ia mengharapkan siswa yang mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dapat meningkatkan jiwa-jiwa nasionalisme. Kegiatan ini tak berhenti di tahun ini, sebab kegiatan serupa tetap dilaksanakan dengan target peserta berbeda di tahun depan. Pasalnya menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan sangat penting.

Tanamkan empat konsensus kebangsaan kepada generasi muda. Ia mengatakan, pertama generasi muda harus memahami nilai-nilai Pancasila. Selanjutnya memahami Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia serta nilai-nilai yang terkandung dalam Kebhinnekaan Tunggal Ika.

“Jika wawasan kebangsaan sudah menurun dan runtuh, bangsa ini mudah dirobohkan. Generasi muda menjadi mudah tersulut emosi, karena tanpa wawasan kebangsaan rasa kepedulian masyarakat menjadi kurang. Semua berpikir individual. Untuk itu kita perlu memberikan pencerahan,” jelasnya. 

Sumber: 
Humas Kesbangpol
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Huzari
Editor: 
Redaksi Kesbangpol
Bidang Informasi: 
Humas